https://lareddepathways.com/
Berita Viral

Elwizan Aminudin Dikenal Sebagai Dokter Palsu Dengan Pengalaman Menangani Berbagai Klub Sepak Bola

lareddepathways – Elwizan Aminudin, yang dikenal sebagai dokter palsu dengan pengalaman menangani berbagai klub sepak bola termasuk tim nasional, telah ditangkap oleh kepolisian. Menurut pernyataan yang diberikan oleh kepolisian, Elwizan telah berpura-pura menjadi dokter sejak tahun 2013.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, mengungkapkan kepada media, “Pelaku telah beroperasi sebagai dokter palsu dari tahun 2013 hingga 2021.”

Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa tersangka telah memberikan layanan kepada sembilan tim selama masa penipuannya.

“Beberapa tim yang telah ditanganinya antara lain Persita Tangerang, Barito Putra, Timnas U-19, Bali United, Madura United, Sriwijaya FC, kembali di Timnas U-19, Kalteng Putra, dan PSS Sleman,” ungkap AKP Riski Adrian.

Adrian juga menyampaikan bahwa Elwizan berhasil ditangkap pada tanggal 24 Januari di kediamannya.

“Penangkapan tersebut terjadi beberapa hari lalu di rumah pelaku yang berlokasi di Cibodas,” terangnya.

Ketika diinterogasi oleh polisi, Elwizan mengakui bahwa motifnya berpura-pura menjadi dokter adalah untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

“Pelaku terdorong oleh faktor ekonomi, dan ada kesempatan pekerjaan yang ditawarkan,” tutup Adrian.

Sebelumnya, manajemen PSS Sleman mengambil langkah hukum dan secara resmi melaporkan Elwizan Aminudin kepada Kepolisian Resort Sleman. Kasus Elwizan ini sempat menghebohkan dunia sepak bola Indonesia setelah terbongkarnya ia sebagai dokter gadungan.

Elwizan telah mengajukan pengunduran diri dari PSS Sleman pada tanggal 1 Desember 2021. Namun, kasus ini tidak berakhir sampai di situ. Hempri Suyatna, Direktur Operasional PT PSS pada waktu itu, bersama dengan tim hukum PT PSS, telah melaporkan hal ini pada Jumat, 3 Desember.

Dalam laporannya, dia menyertakan dokumen-dokumen yang mencakup kontrak kerja dan hasil verifikasi ijazah dari Universitas Syiah Kuala Aceh yang diklaim oleh Elwizan.

“Dokumen yang kami serahkan termasuk kontrak kerja dari yang bersangkutan. Kami juga memiliki verifikasi keaslian ijazah dengan nomor: 5752/UN11/WA.01.00/2021 dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh yang menyatakan bahwa ijazah tersebut adalah palsu,” ujar Hempri kepada media, pada hari Sabtu, 4 Desember 2021.

Anda mungkin juga suka...